madura part #2. icip-icip kuliner sekaligus pulang

hari sabtu pagi, nyonya mengajak sarapan nasi campor khas sumenep. warung kecil sederhana ini tidak mudah ditemukan, karena tempatnya cukup tersembunyi. KH Zainal Arifin. ke arah barat masuk gang, perempatan belok kanan. tepat di belakang pondok. makanan khas madura dengan irisan lontong, dengan kuah santan, dengan campuran bumbu kacang, bihun, dan potongan kecil daging plus korket bisa dinikmati dengan harga 5000 rupiah saja, kalau mau bisa dengan menambah irisan daging lebih mahal 1000. buka jam 6 pagi.

warung nasi campor   nasi campor

setelah bersiap, si pinky betty saya arahkan menuju kota surabaya. sebelumnya nyonya mengajak mencicipi sate bluto yang katanya maknyus. tanjakan saronggi bluto,honda beat masih bisa berlari meskipun sedikit dengan ancang2 yang agak panjang, namun cirikhas akselerasi beat yang ringan , kecil enak di ajak berlari. tempat sate ini sedikit tersembunyi, bagi anda yang dari arah sumenep, tempatnya berada di sebelah kiri jalan setelah kantor kecamatan sebelum kantor pos bluto. harga 25rb per 10 tusuk, 5rb untuk gulai. hmm, maknyuss.

sate bluto sumenep

setelah kenyang, perjalanan ke barat dilanjutkan. jalan yang relatif lurus, sepi dan mulus. menggoda untuk membuka gas dalam dalam, kecepatan rata 60-80 on speedo. namun hati-hati karena banyak penduduk yang menyebrang sewaktu waktu dan tanpa aba-aba. jalan yang panjang dan cenderung datar membuat perjalanan bosan, sesekali melihat laut di sisi kiri. setelah memasuki kawasan sampang motor di belokkan menuju dermaga kosong, yang sebelumnya hanya lewat menggunakan bis, travel. kali ini di niatkan untuk mampir dan foto2. banyak menjumpai orang yang memancing, dan beberapa pasang muda mudi yang asik berpacaran. stelah dirasa cukup untuk istirahat dan foto-foto, perjalanan dilanjutkan kembali.

dermaga

tak lupa mampir di tanah datar. sebuah tanah datar lapang kosong luas yang terdapat di pinggir pantai. di tengahnya terdapat sebuah tempat untuk menyelenggarakan karapan. motor dibelokkan dan baru terasa bahwa tanah ini cukup luas dan sengaja di urug, karena di sekitar itu terdapat pangkalan pertamina. mungkin untuk depo pertamina yang belum dibangun. karena cuaca yang panas setelah mengelilingi dan foto-foto perjalanan dilanjutkan kembali. suspensi beat yang empuk cukup berhasil meredam ganasnya jalan bukit galis dan hutan jati meskipun dengan konsekuensi limbung. sempat hendak mampir untuk membeli bebek pedas peterongan galis, namun di urungkan. next artikel saya bahas.  tanah datar  luas datar

berhenti sebentar di jembatan suramadu karena bokong panas, gara-gara jok beat yang kecil dan selimut yang cukup keras. karena keseringan pake tiger. body beat yang kecil sangat menyenangkan untuk dimainkan dan dikendalikan. overall pinky betty nyaman, karena kecil, mudah di kendalikan, dan ini mainan kecil yang menyenangkan. meskipun kapasitas tangki yang kecil, jadi sering haus. perjalanan sumenep – surabaya 4 jam = sukses.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s