lost in Madura island. dari barat ke timur

Mumpung lagi jadwal kosong, dan pingin nyambangi si nyonya, dan penasaran dengan jalur utara madura. Diputuskan untuk nyebrang ke luar pulau. Malam sebelumnya sempat bertanya dengan rekan mengenai tempat yang akan saya singgahi.Berangkat dari markas pukul sembilan, agak kesiangan memang. Karena saya punya masalah dengan bangun pagi, apalagi saat tidak ada kegiatan pasti.hehehe.  Setelah memanaskan  si acan , perjalanan mengambil rute keputih – mulyosari – kejeran dan suramadu. Setelah melewati suramadu kita akan menjumpai perempatan, belok kiri ke arah Labang Bangkalan, dan ternyata jalan aspal hanya beberapa meter saja dari perempatan, dan bisa di tebak jalan selanjutnya adalah jalan rusak.

belok kiri grakkkk

lets rockkk main tepung

Dikira sales.

jalan dengan tanah putih ditambah pula truk yang melintas membawa muatan gamping, otomatis menerbangkan debu putih, serasa main tepung. Karena jalan rusak sesekali badan harus standing, setelah 3km bermain tepung, akhirnya menemukan jalan beraspal, belok kanan mengikuti naluri, kemudian menemukan jalan besar yang sedang dibangun, heran karena tidak ada orang yang belok. Karena rasa penasaran, akhirnya saya putuskan untuk meneruskan perjalanan.

sepiii, jalan pribadi

Setelah beberapa kilometer ternyata jalan tersebut memang belum selesain, dan buntu. Wadalah… sempat mau putar balik, namun ada bapak bapak yang naik motor memberikan kode untuk mengikutinya. Karena tidak tau jalan ya saya ngintil saja di belakangnya. Hihi. Jalannya sempit, naik turun bukit dan no aspal, karena memang niat saya nyari jalan tanah, bosan dengan aspal halus dan memang jalan ini yang saya cari. Setelah cukup lama ngintil, bapak tadi penasaran sambil jalan beriringan tanyalah bapak tadi. Dari mana mas? Dari surabaya pak. Karena masih penasaran sang bapak tanya lagi, sales ya mas, Sales  apa? Oh.. bukan pak.. saya kuliah. Oh…Mau kemana? Jalan jalan aja pak. Mau jalan ke bangkalan kota. Ikuti jalan aja mas, terus aja…nanti tembus jalan besar. Iya pak..langkong.. saya langsung tancap gas, namun karena bersemangat saya sempat nyasar, untung di ingetin bapak tadi. Hahaha.

nyasar  tambang

tambang kapur

ngadem mumpung ada diesel

Karena jalan tanah, naik turun bukit, sepi dan saya tak tahu arah. Mmpung nemu jalan kayak gini, gak ada di Surabaya, Wes biarin lah, dinikmati aja,nyasar sekalian. Sempat nemu tempat penambangan batu alam, dan kapur. Mampir sebentar untuk  mengambil gambar. Setelah hampir satu jam jalan off road, saya mulai menemukan desa. Dan ndilalah udara panas siang hari di tengah ladang ada diesel lagi nyala. Parkir di pinggir , lepas helm dan nyamperin diesel, cuci muka, minum air. Alhamdullilah… segernya. Tak lama kemudia saya sampai jalan besar kamal – bangkalan.

    masjid komplek makam Mbah Kolil        DSC_0119 cc

DSC_0120 cc

Ziarah Mbah Kholil

Mampir ****mart untuk istirahat sebentar sekaligus beli minum. Mumpung di bangkalan dan belum pernah ziarah akhirnya mampir makam Mbah Kholil Bangkalan, istirahat sekaligus shalat duhur.  Sempat bertanya pada orang sekitar mengenai jalan ke mercusuar sembilangan. Kepalang tanggung. Mumpung di sini sekalian saja. Dari makam, terus ke arah selatan mengikuti jalan. Sempat was was karena tidak tau jalan, dan takutnya masih lama. Ternyata… jeng..jeng…..

DSC_0126 cc   tiger vs vast light

Sembilangan

Inilah ujung paling barat pulau madura. Kelihatanlah sebuah menara putih di kejauhan. pas ketika mau masuk ada palang bambu, sialnya saya di tariki bayaran 2000 rupiah oleh pak tua warga sekitar. Kalo masalah kayak gini, ada aja idenya buat cari duit. Ck,,ck,, ya sudah..  masuk kawasan mercusuar ternyata ada beberapa warga yang mendirikan tenda menjajakan makanan ringan dan minuman. Setelah membayar imbalan dan ijin penjaga akhirnya saya naik ke atas. Cukup sepi, karena hari aktif. saya hanya menjumpai sepasang anak muda yang turun dari atas. Ealah..anak muda.  apa aja bisa jadi tempat buat pacaran…

  DSC_0149 cc   DSC_0128 cc

  DSC_0129 cc   DSC_0145 cc

Mercusuar ini bangunan utamanya terbuat dari baja. Dengan satu pintu masuk, di atas pintu ada plat tanda bahwa mercusuar atau menara lampu ini dibangun pada masa penjajahan “onder de regering van  Z.M Willem III Koning der Nederlander enz.enz.enz opgerict voor vastlight tweede groote 1879”

DSC_0149 cvv

pintu lift ruang tengah   DSC_0137 cc  DSC_0138 cc

Bangunan ini terdapat dua bagian, bagian luar berupa plat baja tebal, dengan bentuk segi 12 (kalo gak salah) gak ngitung soalnya. Haha . bagian dalam berupa lingkaran dengan diameter 1.5- 2M yang lurus terhubung ke atas untuk lift katrol barang. Dan lantai 2 dan seterusnya semuanya terbuat dari baja. Amazing, seperti berada di lorong waktu, dan membayangkan tahun tersebut seperti apa cara membuatnya. Semua bagian di satukan dengan cara baut dan mur. Karena pas tepat siang hari, dan cuaca madura yang panas membara, plus jarang olah raga naik keatas butuh perjuangan.

DSC_0131 cc   DSC_0148 cc

DSC_0142 cc   DSC_0130 copy

Tangga baja, dan jendela yang ikonik dengan model pada tahun mercusuar ini di bangun. Karena saya sendirian di sini, perasaan saya bercampur aduk. Antar nggumun (jawa:heran) dan ngeri-ngeri semriwing, padahal itu siang hari lo..  Tiap baja lapisan luar di tandai dengan nomor di bagian dalam. Di bagian atas, terdapat sebuah lampu. Dari atas, kita bisa melihat tanjung perak, dan daratan gresik di kejauhan. setelah puas terheran-heran dan foto-foto akirnya saya putuskan untuk segera turun.

DSC_0139 cc

Istirahat sambil ngobrol dengan penunggu pak fauzi, banyak cerita yang saya dapatkan. Satu tempat ini, di jaga oleh 3 orang secara bergiliran. Ketika jatah masuk, ada dua orang yang berjaga sedang yang satunya libur.  Bapak kelahiran besuki ini bercerita bahwa tiap kelompok akan di roliing sekian bulan untuk bergantian tempat jaga mercusuar se jatim. Menurut penuturannya, mercusuar ini tertua kedua setelah mercusuar di pulau Sapudi Sumenep, dengan selisih 10tahun. Mercusuar sapudi mercusuar yang berbeda, dengan tembok luar dua lapis, dan konon katanya ada makam orang belanda juga di sekitar mercusuar tersebut. Au ah gelap….  beliua juga menuturkan, sebenarnya beliau sedikit keberatan untuk membuka, dan menerima kunjungan pada hari aktif. hanya pada hari liburan atau week end banyak pengunjung yang datang.

lets go east

DSC_0152 cc

Karena takut kesorean, Setelah ngobrol panjang lebar, saya selipkan selembar uang sambil salaman pamit pulang untuk melanjutkan perjalanan ke sumenep. Rencana mencoba jalur baru menyusuri jalur madura utara saya urungkan, karena pertimbangan waktu, dan keamanan. Karena jalur yang baru bagi saya, dan takut kemalaman di jalan.

DSC_0156 cc

DSC_0158 cc

Perjalanan dilanjutkan dengan melewati jalur reguler selatan. Blega- sampang-pamekasan. Sempat terhenti lama di bukit galis bangkalan, karena ada truk mengangkut tebu yang ngamuk. Haha.. memasuki sampang-pamekasan dengan jalan yang lurus dan halus kecepatan sedang 90km/jam, mampir sebentar untuk shalat asar di Pamekasan. Masuk gapura sumenep menjelang magrib, dan alhamdulillah sampai di kolor (sumpah, ini nama kecamatan di kota sumenep) menjelang isya. Si nyonya kaget karena saya tiba tiba sudah di depan pintu. Karena kecapekan dan belum makan seharian (Cuma makan roti satu bungkus) alhasil, besoknya saya tepar kecapekan… hahaha.  Mengukur jalan pulau madura, dari barat sampai timur. Total tempuh speedo 222km

FYI, ada beberapa nama yang lucu menurut saya di madura Desa Montok, Bluto, Keppo, dan Kolor.🙂

4 comments

  1. Hello Web Admin, I noticed that your On-Page SEO is is missing a few factors, for one you do not use all three H tags in your post, also I notice that you are not using bold or italics properly in your SEO optimization. On-Page SEO means more now than ever since the new Google update: Panda. No longer are backlinks and simply pinging or sending out a RSS feed the key to getting Google PageRank or Alexa Rankings, You now NEED On-Page SEO. So what is good On-Page SEO?First your keyword must appear in the title.Then it must appear in the URL.You have to optimize your keyword and make sure that it has a nice keyword density of 3-5% in your article with relevant LSI (Latent Semantic Indexing). Then you should spread all H1,H2,H3 tags in your article.Your Keyword should appear in your first paragraph and in the last sentence of the page. You should have relevant usage of Bold and italics of your keyword.There should be one internal link to a page on your blog and you should have one image with an alt tag that has your keyword….wait there’s even more Now what if i told you there was a simple WordPress plugin that does all the On-Page SEO, and automatically for you? That’s right AUTOMATICALLY, just watch this 4minute video for more information at. Seo Plugin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s