Month: February 2014

masjid jami’ – keraton sumenep

(lanjutan) masih di hari yang sama. stelah kembali dari pantai badur, jalan jalan wisata di lanjutkan di kota.

shalat duhur di masjid masjid jami sumenep sekalian  yang menjadi ikon dan kebanggaan masyarakat sumenep. sudah berkali kali mampir, dan baru saya buatkan artikel. hehe. dan yang menjadi ciri khas uniknya adalah gerbang masuk masjid yang indah.

menurut info yang saya dapatkan dari wikipedia

DSC_0353 cc

Masjid jamik panembahan Somala atau lebih dikenal dengan sebutan Masjid Jamik Sumenep merupakan salah satu bangunan 10 masjid tertua dan mempunyai arsitektur yang khas di Nusantara. Masjid Jamik Sumenep saat ini telah menjadi salah satu landmark di Pulau Madura. Dibangun Pada pemerintahan Panembahan Somala. Penguasa Negeri Sungenep XXXI, dibangun setelah pembangunan Kompleks Keraton Sumenep, dengan arsitek yang sama yakni Lauw Piango.

Menurut catatan sejarah Sumenep, Pembangunan Masjid Jamik Sumenep dimulai pada tahun 1779 Masehi dan selesai 1787 Masehi. Arsitektur bangunan masjid sendiri, secara garis besar banyak dipengaruhi unsur kebudayaan Tiongkok, Eropa, Jawa, dan Madura, salah satunya pada pintu gerbang pintu masuk utama masjid yang corak arsitekturnya bernuansa kebudayaan Tiongkok. Untuk Bangunan utama masjid secara keseluruhan terpengaruh budaya Jawa pada bagian atapnya dan budaya Madura pada pewarnaan pintu utama dan jendela masjid, sedangkan interior masjid lebih cenderung bernuansa kebudayaan Tiongkok pada bagian mihrab.

masjid ini menjadi tujuan wisata religi sumenep, selain asta tinggi dan makam syeh yusuf. jadi banyak para peziarah yang berkunjung sekaligus shalat di sini.

masjid jami sumenep

gerbang masjid jami, sore hari

(more…)

Advertisements

pantai badur sumenep. the hidden beach

masih di madura, dan di seputaran sumenep sodara. semoga anda anda tidak bosan. 😛 lagi lagi pantai.

kita mengenal dua pantai yang menjadi tujuan utama di sumenep, kalau tidak lombang ya tentu slopeng. memang benar kedua pantai tersebut merupakan pantai yang layak kunjung. karena saya sudah berkunjung ke dua pantai tersebut, ada info mengenai pantai badur yang tak kalah bagus. oke sip.

pantai badur sumenep

pantai bagian timur.

maaf, untuk review kunjungan pantai lombang, dan slopeng nanti saja ya artikelnya. kalo sempat. hahaha

ini kali kedua saya mengunjungi pantai badur, yang pertama melalui jalur yang cukup lumayan ekstrim, datang terlalu sore, tidak cukup waktu untuk menikmati.

kita putuskan untuk mencoba lagi, kebetulan ada duet teman yang suka jalan jalan. cocok wes. kita berangkat minggu 08.00 pagi dari kota sumenep menuju utara ke arah pantai lombang. jalanan pagi sumenep cukup bersahabat, tidak begitu banyak hilir mudik penduduk sekitar. namun anda patut waspada kepada kondisi jalan aspal yang retak, tambalan berlubang dan banyaknya portal sumbangan masjid di tengah jalan, dan warga sekitar yang lalu lalang, terutama kepada angkutan yang berhenti mendadak.

(more…)

bromo the paradise! eps :hanimun

late post. pol notog jedog. lha piye. ini mainnya ke bromo 17 agustus tahun lalu, baru di buat tahun berikutnya. wkwkwkw :). halah ya wes, yang penting tetep di share. daripada jadi penyakit. hehe. niat hati pengen berangkat bareng juragan touringrider biar couple touring, urung terlaksana. dianya sudah pulang, kita malah baru nyampe bromo. ya sudahlah.

DSC_0254 cc

inilah kali pertama saya ke bromo. tak tahan ejekan 5 tahun kuliah di malang, dan rasa penasaran yang kuat. akhirnya di putuskan berangkat. skalian hanimun hanimunan bareng mantan pacar. 😛  kita berangkat 17 agustus jam 09.00 dari surabaya langsung menuju ke selatan mengambil rute pasuruan, tidak ada hambatan berarti hingga kita mampir sejenak untuk mengisi bensin dan istirahat di spbu jenggolo sidoarjo. kita lanjutkan perjalanan melewati porong. cuaca sangat cerah, cenderung terik. secerah hati ku. 🙂 (more…)

komik foto. journey to lawu. 3265m DPL

postingan ringan aja ya bro… lagi males ngetik soalnya. haha 🙂 sebenarnya ini saya buat sudah cukup lama, ketika saya sedang pertengahan kuliah  dkv. sebenarnya ya ini tugas dosen, ketika tugas akhir semester, selain komik ada pop up book, karakter dll.  buat nya mudah, hanya mengandalkan photo shop, mainkan efek, susun, kasih balon kata-kata. beres.

sebelumnya saya sudah dua kali mencicipi puncak hargo dumilah 3265m dpl, melalui jalur cemoro sewu. karena tak jauh dari kediaman saya di madiun, sekaligus ajakan beberapa teman di rumah. cek pernah munggah gunung lah. masak laki gak pernah naik gunung. dan jauh jauh sebelum film 5cm yang menggambarkan mendaki itu semudah di film. hello….ini bukan film bro. menyebabkan semua orang mendadak pendaki.  hahaha. 🙂

mendaki bukan hanya soal kita ke puncak, tapi proses kita ke puncak itu. ibarat sebuah miniatur perjalanan hidup hingga kita berada di puncak/atau saat kita kembali kepada sang pangkuan Illahi.

DSC00537 copy

sedikit curcol saja, ketika perjalanan yang kedua. sebelumnya saya tau bahwa kita tidak boleh mengeluh (nggresulo. jawa) cukup di batin saja. selama perjalanan. TIDAK BOLEH. saya mengingat itu baik baik. nah, salah satu teman saya mengeluh ketika beristirahat di pos 2, dan saya juga menjawab mengiyakan. pas melanjutkan perjalanan. kok mendadak kaki saya berat, heran dan bingung. capek dan ngos ngosan, begitu juga teman saya.
(more…)

len-jalen mercusuar saronggi sumenep.

setelah sebelumnya kita mengunjungi mercusuar sembilangan, kita akan mengunjungi mercusuar bagian timur. masih disekitaran sumenep, mumpung masih di sini saya sempatkan mencari tempat baru yang layak kunjungi. sebelumnya sempat mencari informasi mengenai mercusuar ini, mengenai letak jarak dan kondisi. akhirnya hari minggu kita putuskan untuk berangkat.

sumenep-map cc

firstmadura.wordpress.com

bangun pagi setelah bersih bersih kamar (mumpung minggu) sarapan di taman bunga. balik ke kost dan siap siap. kita berangkat pukul 9 dari kost. langsung gas si beety ke selatan menunju saronggi yang tak jauh dari kota sumenep, tidak butuh waktu lama. kita sudah sampai di pertigaan saronggi. belok ke kiri/ke timur. dengan jalur yang tidak terlalu besar sesekali berkelok naik dan turun bukit terlihat di kejauhan pantai. kita sempat bertanya ke beberapa penduduk, karena kami tidak mengetahui arah tujuan. setelah riding santai 20 menit menyusuri jalan (gak pake jalan nyabang) kita akan melewati jl mercusuar tanjung saronggi. tidak lama lagi kita akan sampai.

tanjung saronggi

jalan masuk

(more…)