Pantai slopeng sumenep. Private beach

 

Halo..lama tidak update. Haha. Terimakasih anda masih berkenan berkunjung ke blog yang tidak jelas ini.😛

Karena stok artikel tahun lalu di sumenep masi banyak, ya saya bahas ini aja. Haha.

Siang hari, setelah menunggu nyonya pulang dari tugasnya di sumenep. Kita berencana untuk mengunjungi pantai slopeng, pantai yang menjadi andalan sumenep  selain pantai lombang. jadi kalau anda ke sumenep, dan tidak ke pantai lombang, atau slopeng kurang lengkap rasanya.

Setelah makan, dan bersiap2 kita segera berangkat, karena di kawatirkan kita tidak bisa berlama-lama di sana. Cuss…. Karena kita berangkat siang hari, suasana jalanan begitu panas. Okelah, setidaknya masih bisa menikmati jalanan sepi bebas macet, pemandangan hijau. Mana bisa kalo di surabaya.

 peta sumenep

Pantai ini terletak di pesisir utara bagian barat kota Sumenep, masih satu garis pantai dengan pantai Lombang. Kecamatan Dasuk, kurang lebih 20 km dari Pusat Kota Sumenep. Karena merupakan wisata andalan di sumenep, jadi anda tidak perlu khawatir, karena papan penunjuk arah menuju kawasan ini cukup jelas. Dan jalan menuju kawasan ini sudah lumayan, ya meskipun ada beberapa bagian yang rusak. Cocok wes.

Menuju pantai ini kita akan di suguhi pemandangan hamparan kebun, jajaran pohon kelapa . Tak butuh waktu lama, kita sudah sampai di kawasan pantai ini.berhubung kita datang saat hari aktif suasana pantai juga sepi, hanya tampak beberapa petugas. Setelah memarkir kendaraan, di tempat yang telah di sediakan. kita tidak di tarik biaya masuk. Memang karena sepi, atau memang gratis ya?  Kita bergegas menuju ke pantai.

slopeng sumenep

Pantai ini memiliki ciri khas hampir mirip dengan saudaranya, yaitu pantai lombang, namun ada keunikan tersendiri yaitu hamparan bukit pasir yang cukup panjang di sebelah timur dengan hamparan hutan cemara udang. di pantai ini juga tersedia beberapa gazebo, musholla, dan kamar kecil.

Karena takut kesorean kita langsung cuss ke bagian bukit pasir yang rimbun di tumbuhi cemara udang, namun sayang. Kotor. Banyak bungkus jajan,makanan kecil berserakan. ealah, eman rek….

 DSC_0079 cc gk    DSC_0030 gk

sandal wajib mejeng. kali ini ada gandengannya. wkwkw

Buka tas, keluarkan tripod kamera. Yess.. serasa pantai pribadi. Tidak ada pengunjung lain. Kita bisa di pantai sepuasnya. Pasir dengan warna krem kecoklatan, dengan beberapa hamparan kerang kecil, dan ombak yang tidak terlalu besar memanggil saya.

DSC_0140 cc gk    DSC_0113 cc gk

action dulu mejeng di foto. biar kayak anak muda gitu.

Saya lebih suka suasana yang tidak terlalu ramai jika berkunjung ke tempat wisata alam seperti ini, di banding ketika sedang ramai nya kunjungan orang.  Wes, hidup bahagia itu sederhana. Menikmati semilir angin sore, di pantai yang sepi, bersama dengan istri. Wkwkw

Setelah menikmati keindahan ciptaan Nya, kita bergegas pulang sebelum terlalu sore, kita sempatkan shalat asar dulu..

 

 

DSC_0100 gk

 

alhamdulillah masih sehat, dan di berikan kesempatan untuk jalan jalan menikmati keindahan alam ibu pertiwi. mensyukuri karunia Tuhan kepada bangsa ini.

 

4 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s