testride

icip teknologi esp di beat pop / sporty

sabtu kemarin, mendapatkan undangan dari MPM motor, dan berkesempatan mencoba sekaligus mengenal teknologi esp. bertempat di hotel Agis Surabaya, saya beserta 14 kawan Jatimotoblog di perkenalkan dengan teknologi baru yang jadi jargon jualannya Honda di segmen skutik ini. ESP (enhanced smart power) yang di sematkan ke semua line up produk matik Honda. yang memiliki 17 keunggulan di bagian pendinginan, berat, pembakaran, gesekan,.  serta menjadi penanda discontinue nya generasi mesin lama non esp.

jatimotoblog

acara di lanjutkan test ride, 4 buah matik siap di siksa. 2 beat pop, 2 beat sporty. dengan fitur CBS, ISS.  di awali dengan pembekalan safety reading … eh riding.. awalnya sempat kagok. karena kebiasaan menggunakan beat karbu yang notabene super kecil dibandingkan versi fi. stang kemudi lebih tinggi, dan body lebih besar.  jok lebih empuk, lebih lebar, stater senyap…

(more…)

icip icip ‘chibi’ vespa lx 150

halo saudara. yay.. late post. stok lama (banget) wes stahun paling… tapi belum buat artikelnya. haha..

berawal dari adik sepupu yang membeli vespa lx second, rasa penasaran pun muncul.. pingin icip lah. msok mas nya yang ganteng ini gak boleh nyicip test ride?. oke. setelah beberapa kali janjian akhirnya keturutan juga..

dari beberapa kali melihat penampakan di jalan, dan beberap gambar di internet. saya berekspektasi sedemikian rupa tentang vespa ini. ternyata ekspektasi saya terbantahkan..

vespa lx 150

bentuk vespa ini memang imut, dan menggemaskan. cita rasa berkelas italia dengan warna merah. tidak ada yang menyangkal pesonanya… everlasting.  namun tidak kecil seperti yang saya bayangkan. paling bentuknya lebih besar di banding beat, paling ya se variolah… ora tibakno… bentuknya cukup bongsor untuk ukuran matic di banding pabrikan jepang. pertama naik cukup kagok. joknya tidak tinggi namun cukup lebar, jadi membuat saya menapak tanah hampir lurus. gak nekuk.

kontak on, suara cukup halus tanpa fitur “bletak” hahaha… gas di urut, kaki di naikkan. duwur tibakne. posisi stir cukup tegak, riding cukup nyaman dan ground clearence dek kaki tinggi. ketika tangan memegang handgrip agak kerepotan, gede mbro.  respon throttle.. ketika di bejek tidak seperti matic pada umumnya, yang responsif di rpm bawah, sangat linear. cenderung lemot. jadi harus membuka gas lebih dalam. oke matic woles. sesuai peruntukannya bagi yang mau riding santai, woles menikmati jalan. maklum matic larang, beda tabiatnya. hihihi

(more…)